Putihkan hatiku, Ya Allah
Agustus 1, 2008
riennus
Bingung, ya…aku bingung karena pada suatu malam ketika aku bertemu teman di jalan, aku harus mendengar teman mencurahkan isi hatinya, walaupun begitu aku tetap berusaha tersenyum sambil menyimak ceritanya. Temanku bercerita tentan temanku yang lain…. Aku berpikir..seandainya temanku ini bercerita dengan tanpa emosi, berpikir positif..aku yakin ceritanya akan lain dan lebih enak di dengar. Tapi sayangnya, dengan versi yang lebih seru ditambah dengan beberapa ungkapan parabola, ceritanya menjadi cerita yang tidak indah untuk disimak, memerahkan telingaku dan aku berpikir alangkah lebih baik aku segera berlalu untuk meneruskan perjalananku saat aku hendak membeli ayam goreng untuk suamiku.
Tapi, hati ini selalu tidak bisa melawan karena takut menyakiti hati teman. Akhirnya, dengan penuh kesadaran bahwa telinga dan hati ini akan mendapat dosa, aku simak ceritanya dengan sedikit menyela agar tidak selalu nada negatif yang keluar dari mulutnya. Walaupun begitu, aku bisa merasakan betapa temanku tidak setuju dengan selaanku yang seakan-akan “aku adalah pembela kebenaran, penegak keadilan”. Hasilnya, aku hanya bisa banyak diam, dan meneruskan mendengarkan ceritanya yang menggebu-gebu dan merasa bahwa dialah yang benar.
Dengan hati-hati, akhirnya aku menyampaikan bahwa aku harus meneruskan perjalananku dan harus mengakhiri kisahnya yang masih panjang…aku berpamitan.
Ya Allah, betapa masih banyak orang yang memandang negatif (bahkan orang terdekatku sekalipun) apa yang sebenarnya masih bisa dipikirkan dengan lebih positif,,,
Begitupun aku saat lupa, betapa buruknya aku yang kadang dengan spontan telah banyak berkomentar terhadap apa yang sebenarnya bukan urusanku
Astaghfirullah……
Hati yang putih, yang selalu melihat apapun dengan positif..selalu baik, selalu berpikiran bahwa setiap orang mempunyai sisi yang baik, bahkan orang jahat yang berada di balik jeruji besi sekalipun…pasti mereka punya sisi baik yang sebenarnya bisa kita lihat dari hati yang putih…bening.
Ya, Allah jadikanlah hatiku ini putih..sempurna, agar aku bisa menikmati kebaikan semua orang yang telah Engkau ciptakan sebagai khalifah di muka bumi ini. Amiin
Entry Filed under: 1
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed